Hari Sabtu Sore, tgl 2 Nov 2024, kabel sling lonceng gereja Paroki Salib Suci putus di bagian roda pemutar lonceng.

Tersisa sedikit tali lonceng tersebut.

Akibat kejadian ini … menjadi tahu bahwa tidak ada spesifikasi jelas atas skematik dan mekanisme lonceng tersebut … bagaimana cara mengikatnya … ukuran klem di atas … berapa tinggi menara lonceng.

Itulah kenapa dokumen ini dibuat, sebagai catatan sejarah, dan bisa menjadi bagian dari spesifikasi lonceng gereja Paroki SS, paling tidak utk spesifikasi tali loncengnya.

Malam itu juga diusahakan untuk bisa mendirikan tangga PLN yang dimiliki Gereja Paroki Salib Suci. Dan memang pada malam itu baru tahu bahwa paroki memiliki tangga spesial ini. Tangga ini dalam spesifikasinya tertulis panjang 12m. Menurut orang lama, memang tangga itu yang bisa mencapai ujung lonceng.

maka tangga dicoba didirikan oleh anak2 muda Komsos yang kebetulan sedang tugas di gereja. … dari arah sebelah luar lonceng krn saat itu halaman gereja penuh dengan mobil2 parkir … namun ternyata mendirikan tangga dengan cara miring … tidak bisa dilakukan … krn tangga ini ternyata berat sekali.

Setelah berusaha beberapa cara tetap kesulitan mendirikan … dan juga sudah malam dan dinilai berbahaya naik ke ketinggian seperti itu … maka utk sementara usaha mengganti tali di hari Sabtu tgl 2 Nov … dihentikan.

Besok pagi, Minggu, tgl 3 Nov 2024 … dengan bantuan youtube, dan teman2 sie keamanan dan tim tatib plus satpam gereja … akhirnya bisa mendirikan tangga tersebut.

Cara mendirikan tangga yang berat ini akan mudah bila kaki tangga yang memiliki semacam sepatu harus ditahan oleh kaki orang atau dipepetkan ke dinding … dan orang berjalan mengangkat dari ujung satunya dan mengangkat tangga dengan memegang anak tangga maju terus menuju ke arah kaki tangga. Itu lebih mudah dan lebih ringan. (caranya dilihat dari youtube ini >klik disini<)

Minggu pagi itu … masih kesulitan mendirikan tangga yang mengangkat tambahan yang ada talinya … Hari itu … hanya bisa mendirikan ke arah balok bawah … dan akhirnya hanya bisa menggantikan secara sementara tali sling baja dengan tali tampar plastik. krn hanya itu yang bisa diraih.

Dari usaha sabtu dan minggu … diketahui ukuran klem U yang dipakai untuk mengikat tali sling adalah Ukuran klem U no.8 dengan baut ukuran nomor 10.

Sementara itu ukuran kabel slingnya adalah 8 mm.

Selain 2 hal tersebut … spesifikasi laen tidak diketahui.

Pola perputaran tali di atas bagaimana tidak diketahui.

Berapa kali tali memutar di atas tidak diketahui

diatas ada semacam rel yang menjadi tempat tali menempel, ukurannya diperkirakan 8mm – 10mm (0,8cm – 1cm).

Diameter roda pemutar tidak diketahui termasuk bearing duduk yang ada diatas pakai ukuran berapa tidak diketahui.

Utk saat ini didiagnosa … ada 2 penyebab putus

  1. putus karena roda pemutar tidak lancar
  2. putus karena aus terus menerus tergores sesuatu di atas yang entah apa.

Berapa panjang tali? Ternyata juga tidak ada yang tahu. Tinggi lonceng … tidak ada yang tahu.

Akhirnya pake ilmu otak atik gathuk.

Panjang tangga PLN tertulis 12m, maka kalo diperpanjang menjadi 24m. Maka mestinya tali itu kalo 25m … lebih dari cukup.

Dari hasil diagnosa itulah, dan hasil bertanya2 kepada orang2 yang kira2 tahu kondisi tali sling tersebut yang cocok utk dipake di lonceng gereja, maka setelah 1 minggu tarik ulur untuk beli atau tidak, dan berapa ukuran yang tepat. Akhirnya diputuskan, bahwa dibelikan tali kawat baja berbungkus PVC sepanjang 25m. Usulan tempat pembelian juga ada, dulu pernah beli di kawasan jl.Kalimati di dekat Kembang Jepun. Berapa harga dulu, sudah lupa semua. Diperkirakan pembelian ini, jaman ada koster bernama mas Yudi, berarti sekitar 10 tahun lalu.

Akhirnya setelah menimbang2 akan ke jalan kalimati, atau menggunakan tokopedia saja …

Diputuskan beli di tokopedia … di toko yang spesialis jual alat kelautan.

Harga per meter rp.10.000 (sepuluh ribu) … beli 25m … dengan ongkir dan segala diskon … bayar tinggal 242.700

Beli di hari Jumat … pake pengiriman instant … Dipikir gojek … ternyata bukan … pengiriman menggunakan expedisi Rex … dan tibanya hari Selasa pagi. Terbungkus rapi dan bagus kualitas barangnya. Barang langsung dikirim ke Paroki Salib Suci dan diterima Satpam gereja.

Juga beli 4 biji klem U ukuran 8 dengan baut ukuran 10 , di toko bangunan depan Alfamidi perum Wisma Tropodo.

Karena pasti yang lama sudah berkarat, dan pasti akan ada yang tidak bisa dipakai lagi.

Keputusan ini ternyata memang benar.

Akhirnya pada hari Rabu, 13 Nov 2024, 10 hari setelah kejadian putusnya tali sling … usaha memperbaiki dilakukan.

Karena sudah pintar menaikkan tangga PLN … maka tangga bisa mencapai titik tertingginya.

namun tetap tangga diikat baik ke balok atas … maupun balok samping.

Yang naik pertama adalah pak Herlambang, satpam gereja.

Gerinda pemotong dibawakan pak Bowo dari sie keamanan.

Pak Stef sebagai ketua sie keamanan membantu mengawasi dan menyediakan konsumsi kecil2an, roti dan es teh kemasan beli di lapak depan alfamart.

Usaha ini dimulai pukul 16.00 dan selesai pk.18.00

Pada awalnya, usulan tali diputar 2x, di roda pemutar (menurut salah seorang penatua begitu), tetapi ternyata tidak pas sering meleset … akhirnya mas Rinus, koster gereja saat itu naik lagi utk melepas putarannya dan menjadikan hanya satu kali saja … dan diputuskan spesifikasi yang pas memang hanya satu kali putar.

Begitu juga sempat terlihat bahwa banyak terjadi gesekan2 yang tidak perlu karena klem U di bagian atas kurang tepat pemasangannya, maka oleh pak John, salah satu anggota sie keamanan, naik kembali ke atas utk memperbaiki klem2 dan mempereratnya.

Pola rancangan putaran tali di roda pemutar adalah berlawanan arah jarum jam, jika dipandang ke arah utara.

Tanda bintang adalah kunci kancingan utk ikatan tali sling ke roda pemutar.

Ternyata … tali tersisa lebih dari 10 meter … lho kenapa jadi terlalu panjang … bahkan lebihnya bisa 2x lipat.

Ternyata cara baca menggunakan panjang tangga PLN salah. Spesifikasi tangga PLN 12m adalah saat perpanjangan tangga dinaikkan. Jadi tinggi tiang lonceng ini hanya 10 meter saja … dan panjang tangga hanya 6 meter, kali 2 dengan ekstensinya menjadi 12 meter. Betapa susahnya memiliki catatan spesifikasi ya.

Kondisi tali sling baru akhirnya terpasang … semua orang cukup puas … kecuali pak Anton, koster gereja saat itu. Beliau lah yang biasa membunyikan lonceng saat misa akan dimulai. Menurut dia, perputaran tali di roda ada kesalahan. bukan berlawanan jarum jam tetapi seharusnya searah jarum jam kalo dipandang ke utara. Hal itu menyebabkan lonceng ini agak susah dikontrol.

Dan benarlah terjadi … beberapa hari kemudian … tali sling di roda pemutar meleset dari rel.

Maka proses perbaikan pun direncanakan kembali, dan dilakukan pada tgl 17 Nov 2024, setelah misa pk.08.00 selesai dan halaman gereja telah bersih dari parkir mobil.

Dan dilakukan beramai2 bergotong royong, sie keamanan, pak Anton koster, koordinator tim tatib, pak Haryanto semua berusaha membantu memperbaiki.

Dan akhirnya semua berakhir dengan baik.

Inilah spesifikasi perputaran tali sling lonceng paroki Salib Suci yang benar … yaitu searah jarum jam

Dari sini, menjadi jelas … mengapa tali sling yang sebelumnya putus.

Karena saat roda pemutar ini ditarik, maka tali itu bergesekan dengan ujung yang ditunjuk oleh panah hijau di gambar di samping.

Kalo terus menerus dilakukan, maka tidak salah … bila umur tali sling hanya 10 tahun. Karena gesekan itu pasti memakan tali sling sekuat apa pun bahannya.

Demikian kisah perbaikan tali lonceng gereja … semoga bisa menjadi bahan pembelajaran … dan juga sekaligus spesifikasi atas tali lonceng gereja. Agar di masa depan, siapa saja bisa memperbaiki kembali tali tersebut bila putus lagi.

Atau sudah diganti mekanisme menjadi motorized … entahlah …

Tuhan memberkati …

Kisah Kabel Sling Lonceng Putus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *