- 07 Maret 1992 – Pemekaran wilayah yang ke II diliran Kring Petrus Rasul: Bp. AJ. Soekisno ketua Kring Petrus Rasul. Ibu Y. Suratman Ketua Kring Yohanes Rasul.
- 18 Februari 1993 – Kembali Kring Petrus Rasul di mekarkan, Lagi menjadi: Kring Petrus Rasul, Ketua Kring Bp. AJ. Soekrisno. Kring Maria, ketua kring Ibu Sus Riadi
- 28 Agustus 1996 – Keuskupan Surabaya memutuskan istilah “Kring” diganti dengan “Wilayah” dan “Kelompok” menjadi “Lingkungan”
- 15 Januari 1997 – Kembali pemekaran wilayah dilakukan di wilayah Petrus Rasul, menjadi: 1 wilayah Petrus Rasul ketua wilayah: Bp. Ign. Priyo Sambodo. 2 Wilayah Ignatius ketua wilayah: Bp. Ign. Musyoto
- 15 Januari 1999 – Dua wilayah dimekarkan kembali : Wilayah Maria menjadi : 1. Wilayah Maria Ketua Wilayah : Ibu Veronika Indrarini. 2. Wil. Fransiskus Assisi Ketua. Wilayah : Bp. J. Jusi Qwensi. Wilayah Ratu Rosari menjadi : 1. Wil. Ratu Rosari Ketua Wilayah : Bp. Stef. Tri Budi. 2. Wil. Elisabeth Ketua Wilayah : Bp. JM. Sipan yang jadi Mulai Periode ini ada 12 wilayah di Paroki Salib Suci.
- 14 Agustus 2005 – Gereja St. Paulus – Juanda diberkati oleh Duta Besar Vatican. Gereja ini adalah hasil pemekaran. Salib Suci bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut yang menyediakan tanah lokasi masuk. Kecamatan Gedangan.
- 12 Oktober 2005 – Dari Wilayah Yosef & Ratu Rosari, satu wilayah baru kembali tercipta yaitu : Wilayah Beata Teresa Bp. Nicholas Rudolf Bouman menjadi ketua.
- 04 November 2005 – Paroki Salib Suci menyerah-terimakan Wilayah Matias Kepada Paroki Roh Kudus Puri Mas. Wilayah Simon juga ikut terimbas diserahkan kepada Paroki St. Paulus Juanda hingga tuntas sejak saat ini wilayah Paroki Salib Suci tinggal sebelas.
Profil Gereja Katolik Paroki Salib Suci Tropodo – Part 2
